Tampilkan postingan dengan label sekedar opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekedar opini. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 April 2015

Sebuah titik api yang muncul tiba-tiba




Awalnya mereka baik-baik saja, bahkan sangat baik. Menjalin kebersamaan selama 2 tahun bukan waktu yang singkat. Cemoohan datang dan pergi begitu saja, karena semua tahu mereka adalah yang terbaik. Tak diragukan lagi, semakin indah sekuntum bunga, semakin banyak yang ingin memetiknya. Namun mereka kuat, tetap mempertahankan keindahan bunga mereka. Tidak ada rasa dengki yang menjalar ketika bunga-bunga indah yang lain mulai bermekaran, justru sebuah kebanggan tersendiri menjadi tonggak motivasi. 

Menyedihkan, ketika bagaimana suatu hal yang niatnya baik tiba-tiba berubah menjadi perusak keadaan. Seperti munculnya rencana liburan yang berbuah perpecahan.

Memang itu yang terjadi pada mereka. Sudut pandangan yang berbeda, cara kerja perasaan yang tak pernah sekata, hingga semua pihak merasa yang paling benar. Dari luar memang tak tampak, namun yang di dalam lain kisah. Saling bermuka dua, seolah tak ada apa-apa tapi nyatanya ada. Berusaha menjatuhkan pihak lain, lewat sindiran-sindiran halus yang bermakna tajam.

Ini tentang melawan diri sendiri. Bagaimana mendamaikan ego dengan hati, menumbangkan prasangka, dan menundukkan ambisi dalam diri. Ego – musuh terbesar setiap manusia, yang pada berbagai kasus selalu menang serta rasa toleransi dan kepedulian yang terkalahkan.

Kamis, 08 Mei 2014

Halo lagi

Untuk kali ini aku lagi pingin rehat dari posting kegalauan.

Untuk kali ini aku lagi pingin sharing tentang hasil pemikiranku selama 2 jam terakhir. Sebuah pemikiran tentang seorang anak remaja yang menjadi korban kemunafikan teman-temannya.


Munafik yang aku maksud adalah yang seperti ini. Di kelas anak ini biasa aja sama temen-temennya, seperti layaknya remaja pada umumnya. Tapi saat panggung sandiwara (baca : sekolah) telah usai, mulailah temen-temennya ini ngomongin si anak ini dengan brutal.

“Yaampun tau gak tadi waktu gua pinjem hp si ini, gua nemuin banyak banget foto anak cowok di kelas. Gile tu anak, mau diembat semuanya kali ya.”

“Masa sih yaampun norak bangeeet. Kemaren gua stalking juga facebooknya, dia galauin adek kelas gituu, eeeww.”

“Eh sumpe loo? Denger denger si ini kan udah punya cowok. Anak sekolah sebelah kalo ga salah.”

“Nahlo udah punya cowok kok galauin cowok lain sih. Ih gemes deh pengen gua jitak aja.”

“Ah pacar khayalan kali yaa, AHAHAHAHAHAHA”

Ada lagi situasi lain, yang banyak orang bilang “lebih baik nggak tau daripada tau tapi bikin nyesek”

Seperti remaja pada umumnya, punya geng sudah merupakan hal lumrah, terutama pada remaja cewek. Mayoritas, geng ini punya grup sendiri di sosmed sebangsa whatsapp, line, bbm, dll. Alasan terbanyak sih untuk memudahkan komunikasi (baca : ngegosip).

Bayangkan saja jika suatu hari si anak ini sedang pinjam hp temannya. Nggak tau gimana, yang jelas si anak ini tiba-tiba udah membuka grup geng temennya. Kebetulan, temennya ini kemaren malem habis ngomongin si anak beserta pacar khayalannya. Bayangkan betapa terkejut dan sedih dan terpukulnya si anak ini mengetahui hal tersebut. Rasanya nggak tega kalo itu harus terjadi sama diri sendiri...

Tapi, keluarnya jurus munafik kepada seorang teman memang selalu beralasan. Mungkin karena si anak ini songong, menyebalkan, sok memimpin, dll. Alasan yang akhir-akhir ini sedang marak adalah si anak ini mukanya polos, polos banget bahkan. Tapiii, kelakuannya itu lho yang bikin orang-orang disekitarnya geli, sebel, pengen ngebunuh (kalo aja Indonesia bukan negara hukum) (oke ini alay), yang bikin semua orang berpikir “Kok bisa ini anak ngelakuin hal bego kayak begini. Sadar gak sih kalo dia itu norak banget??”. 


Minggu, 27 April 2014

Sedang meracau


This life is what you make it. No matter what, you’re going to mess up sometimes. It’s a universal truth, right? The good part is you get to decide how you’re going to mess it up. Girls will be your friends and they will act like it anyway. But just remember, some come and some go. The ones that stay with you through everything, they’re your true bestfriends. Don’t let go of them.

As for lovers, they will come and go too. But pretty much all of them are going to break your heart. But you can’t give up because if you give up, you’ll never find your soulmate. You’ll never find that half who makes you whole and that goes for everything. Keep trying, hold on, and always believe in yourself. 
Because if you don’t then who will?

So keep your head high, keep your chin up, and most importsntly, keep smiling. Because life is a beautiful thing and there is so much to smile about.

Rabu, 16 November 2011

Boriing ...

Do you ever feel bored ? kamu pernah ngerasa bosen nggak ? pasti pernah laah .. apalagi kalo pas lagi nunggu. Yups ! menunggu itu pekerjaan yang paaaling membosankan !!! bayangin aja. Kamu udah janjian sama temen didepan toko buku jam 9 pagi . karena kamu  rajin , kamu dateng  setengah jam sebelum jam yang ditentukan.  Pas udah jam 9, si temen belum dateng juga. Akhirnya kamu sms dia yang buyinya kayak gini :
“ bro… kamu dimana ? aku udah di depan toko buku nih. Ntar kalo kamu sampek, kamu masuk aja ke dalem toko.  Aku ada disana. “
Kamu pun masuk ke toko buku. iseng aja, numpang baca-baca buku yang bagus. Keasyikan mbaca, nggak sadar udah sejam kamu mondar-mandir di toko buku. Si temen kamu juga nggak nongol-nongol batang idung nya. Kamu yang bosen di toko buku pun keluar. Kamu nyari si penjual makanan. Eh ketemu pak cilok. Beli deh. Pas cilokmu habis , si temen kamu belom dateng juga. Kamu yang udah maraah banget, akhirnya nelpon dia.
Setelah melalui percakapan telepon yang panjang, ternyata si temen kamu itu nggak bisa dateng soalnya lagi nemenin neneknya yang baru dateng dari Jogja. Ampuun deeh… gimana nggak sebel !

Contoh yang tadi itu masih mending soalnya dia ngelakuin hal lain kayak mbaca buku dan  makan. Yang mbosenin tuh kalo kita nunggu dan nggak ngelakuin hal apapun. Siip deh rasanya dunia lamaa banget berputar. Aku punya tips gj yang bisa bantu ngilangin bosen pas lagi nunggu
                 1.   Kalo ada kios buku, mampir aja. Pura-pura mau beli buku, padahal cuma mau numpang baca
            2.  Jangan lupa beli makanan, buat ngemil. Lumayan buat ngganjel perut
            3.  Buat kamu-kamu yang punya predikat ganjen, bisa sambil ngecengin cowok-cowok cakep. Kan lumayan tuuh …